Gunung Nglanggeran, Januari 2016

Sometimes you have to travel a long way to find what is near
― Paulo Coelho, Aleph

Saya selalu membayangkan kota Yogyakarta sebagai bocah SD kelas 2; imut, polos, sopan, tak ada cela dalam berperilaku, penurut pada perintah orang tua, dan manis tanpa banyak tingkah polah yang mencemaskan. Kadang saya merasa sedikit terenyuh ketika melihat kota ini yang terlihat sangat pemalu. Kesantunan dan keteguhannya memegang adat menjadikan kota ini benar-benar istimewa. Hal inilah yang membuat saya selalu menyambut gembira setiap kunjungan kembali ke kota ini dengan keistimewaan yang tak bisa saya temukan saat kunjungan ke kota lain (hanya Bukittinggi dan Solo mungkin yang menjadi saingan kuat). Setidaknya, dalam perjalanan terakhir saya yang belum lama sebelumnya ke kota ini, kesan tersebut masih tertancap kuat. Tapi, apa yang terjadi dalam perjalanan kali ini, mengobrak-abrik gambaran kepolosan kota ini. Ada banyak hal yang selama ini belum saya lihat, membuat ide saya tentang kota ini terusik. Namun sebagaimana diduga, tak ada kekecewaan yang saya rasakan. Sisi lain Yogya yang saya rasakan justru menjadikan kota ini sebagai kota yang manusiawi. Kota ini sudah beranjak remaja. Meski masih penurut, tetapi kadang dia bisa bengal jika diusik. Meski polos dan pemalu kadang sering degil dan ugal-ugalan. Dan itu yang membuat saya semakin jatuh cinta dengan kota ini. Continue reading

Gunung Lawu, Februari 2015

Sudah sejak lama sekali sih saya ingin mendaki Gunung Lawu. Bukan saja karena keindahannya yang menjadi buah bibir, tapi bagi saya, Gunung Lawu adalah salah satu keping puzzle paling menarik dalam sejarah nasional. Peristiwa G30S, peristiwa Reformasi 1998, kehidupan prasejarah Nusantara praabad V, dan terutama era transisi Hindu-Islam adalah beberapa peristiwa dalam sejarah nasional yang menarik minat saya karena begitu banyakanya keping puzzle yang hilang. Tidak pernah ada buku sejarah yang bisa menuliskan dengan lengkap dan memuaskan tentang apa saja yang terjadi pada periode gelap ini. Continue reading