Terbaik dan Terburuk di 2018

“I think that most of us feel like something is missing from our lives. And I wondered then if Knight’s journey was to seek it. But life isn’t about searching endlessly to find what’s missing. It’s about learning to live with the missing parts.”
Michael Finkel, The Stranger in the Woods: The Extraordinary Story of the Last True Hermit

Siklus kembali bergulir. 365 hari bukanlah waktu yang sebentar, banyak hal yang bisa dan telah saya lakukan sepanjangnya. Tak semuanya berisi suka cita tentunya. Dari ke-365 hari terlewat itu, sebagian tentu saja terasa berat dijalani dulunya, tetapi sekarang saat ditinjau kembali, malah terasa menggelikan dan sepele. Well, seperti biasa, saya akan menceritakan pengalaman-pengalaman saya sepanjang tahun 2018 yang lalu lewat pembacaan buku, penyaksian film, dan pendakian gunung.

Continue reading “Terbaik dan Terburuk di 2018”

Terbaik dan Terburuk di 2017

“How often do we tell our own life story? How often do we adjust, embellish, make sly cuts? And the longer life goes on, the fewer are those around to challenge our account, to remind us that our life is not our life, merely the story we have told about our life. Told to others, but—mainly—to ourselves.”
― Julian Barnes, The Sense of an Ending

Tahun 2017 bisa dikatakan sebagai tahun terburuk sepanjang karir saya sebagai seorang pembaca buku, penonton film, dan pendaki gunung. Atau malah, dilihat dari sisi lain, salah satu yang terbaik? Continue reading “Terbaik dan Terburuk di 2017”